[Ambon] Suka-Suka

Kalau boleh subyektif, saya lebih nyaman traveling ke Indonesia Timur. Walau di beberapa tempat orang-orangnya sering dikonotasikan dengan ‘kasar’ atau ‘keras’ (untunglah saya belum pernah bertemu dengan yang kasar), selalu ada alasan untuk bersenang-senang.

Advertisements

[Maluku] Emas Hijau dari Maluku

Aha. Tentu saja. Karena ternyata emas hijau ini dikembangkan di enam kawasan di luar Ambon: Pulau Buru, Pulau Seram, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara dan Maluku Tenggara Barat Daya. Mengingat kembali perjalanan ke Nusa Dua, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan di Bali beberapa tahun lalu, nampaknya selain menjadikan rumput laut sebagai produk industri, perlu dipikirkan menjadikan rumput laut sebagai produk agrowisata.

[Ambon] Kuningnya si Nasi

Nasi kuning adalah makanan egaliter. Semua orang berhak menginterpretasi bagaimana membuat, menghidangkan hingga menyantapnya. Di atas nasi berwarna kuning, beragam isi, bentuk dan rasa lauknya tak ubahnya gambaran negeri ini, dan dalam skala lebih kecil, Maluku yang pernah - dan mudah-mudahan akan segera - jadi tempat yang pro-keberagaman.